Tuesday, September 28, 2021
Spreading the love for Indonesian football culture


PSG Pati – Pendatang baru di Liga 2 Indonesia

Pati Saint Germain Musim mendatang Liga 2 Indonesia menyambut nama baru dalam pertandingan: PSG Pati. Sudah dijuluki sebagai Pati Saint…

By Awaydays Asia , in Budaya Sepak Bola , at March 4, 2021 Tags: ,

Pati Saint Germain

Musim mendatang Liga 2 Indonesia menyambut nama baru dalam pertandingan: PSG Pati. Sudah dijuluki sebagai Pati Saint Germain oleh penggemar sepak bola Indonesia, dan tidak sulit untuk melihat alasannya. Klub terbang dengan warna yang sama persis dengan pembangkit listrik Prancis dari Paris. Tapi darimana klub ini berasal? Dan apakah ada hubungan dengan Paris Saint Germain asli?

Akar di Gresik

Meskipun Anda mungkin berpikir bahwa PSG Pati adalah merek baru, ini tidak terjadi. Klub ini didirikan kembali pada tahun 2014 sebagai Putri Sinar Giri (PSG Gresik) dan berlokasi di Gresik. Kota yang sama dikenal deng Gresik United. Namun, musim ini klub diakuisisi oleh Akademi Sepak Bola Pati dalam rangka memperkuat potensi sepak bola di wilayah tersebut. Aka

demi Sepak Bola Pati terkenal di Indonesia karena fasilitas dan bimbingan profesional mereka yang baik untuk pemain muda. Dalam rangka menghubungkan fasilitas dengan tim sepak bola profesional, pemkab bekerja sama dengan akademi sepak bola untuk membentuk Putra Sinar Giri (PSG). Mulai musim depan, klub ini akan bermarkas di jawa tengah dan akan beroperasi di Liga 2.

Menurut Wakil Bupati Saiful Arifin, klub ini bertujuan untuk meningkatkan gairah terhadap sepak bola di daerah. Saat ini pemkab diwakili oleh tim Liga 3 Persipa Pati. Siapa yang tidak dapat tampil secara substansial dan yang tidak menarik kerumunan besar. PSG Pati berencana membangun fondasi yang kokoh di bidang fasilitas dan manajemen terlebih dahulu dalam rangka promosi ke level tertinggi Indonesia di sepak bola profesional.

Berita PSG Pati

Fasilitas latihan dan stadion

Fasilitas latihan Akademi Sepak Bola Safin Pati masih baru. Saat ini mereka memiliki tiga bidang dan asrama yang dapat menampung hingga 500 anak. Mereka bertujuan untuk membuat pusat pelatihan kelas atas berdasarkan standar Barat Termasuk hotel pemain dan akademi di mana sepak bola dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pertanian, ekonomi dan keahlian akan dipikirkan. Jika bakat tidak menjadikannya sebagai pemain sepak bola profesional, mereka memiliki sesuatu untuk jatuh kembali dan berkontribusi pada masy

arakat. Sekarang ketika datang ke home-base PSG Pati, ini akan menjadi Stadion Joyokusumo Pati. Sebuah lapangan disertai dengan satu tribune belaka. Sekilas tidak ada yang luar biasa. Tapi ada rencana renovasi besar yang dijadwalkan berlangsung. Satu hal khususnya yang menonjol, adalah adanya lapangan yang sempurna. Sesuatu yang tidak terlalu sering Anda lihat dalam sepak bola Indonesia. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Putra Sinar Giri akan bermain di rumput buatan. Kami penasaran bagaimana talenta muda maupun lawan akan bereaksi terhadap situasi unik ini. Karena sebagian besar tim Liga 2 tidak akan terbiasa memainkan pertandingan resmi di rumput palsu.

Para penggemar: Laskar Kembang & Bala Yoda

Dengan klub baru datang penggemar baru. Atau setidaknya, itulah yang mereka harapkan di Pati. Ini jelas akan tergantung pada penampilan skuad pertama tetapi jangan lupa peminat yang akan berdiri untuk membentuk kolektif penggemar. Masih merupakan konsep yang aneh untuk mulai mendukung tim yang baru muncul, tanpa sejarah, persaingan atau trofi yang diakuisisi untuk dibanggakan. Tapi kau harus mulai dari suatu tempat.

Klub sudah memperkenalkan julukan fans sebagai Laskar Kembang atau Bala Yoda. Sebuah referensi untuk cerita rakyat lama dari kabupaten yang berasal dari Kerajaan Majasemi. Setidaknya ini berkontribusi untuk membawa kehormatan bagi kabupaten, klub dan identitas untuk dipegang. Kami lebih dari penasaran untuk melihat betapa sengitnya dukungan dan apakah klub akan dapat menarik kerumunan yang stabil musim mendatang.

Koneksi Paris Saint Germain (?)

Luar biasa tentang pengambilalihan klub adalah perubahan warna dan logo klub. Berubah dari kuning cerah menjadi mengambil warna merah-dan-biru yang dikenali. Setelah transformasi logo klub dari Pati terlihat sangat mengerikan seperti Paris Saint Germain, formasi bintang dari Paris. Ini segera memicu rumor di kalangan penggemar: ‘apakah mereka akan bertindak sebagai klub satelit untuk PSG yang sebenarnya?’, ‘apakah ada hubungan antara kedua

tim?’. Nah, ini adalah mitos yang perlu ditangkap. Selain mengenakan warna yang sama kedua klub tidak memiliki koneksi apa pun. Saya hampir tidak percaya siapa pun di Paris Saint Germain pernah mendengar sepak bola di Indonesia, apalagi kabupaten Pati. Tapi hei, mari kita berharap mereka akan memulai perjalanan yang indah dan berkontribusi untuk membawa sepak bola Indonesia ke tingkat berikutnya. Karena ada harapan bahwa profesionalitas sepak bola Indonesia akan meningkat selama beberapa tahun ke depan dengan semakin banyak bakat yang muncul, pemain bermain di luar negeri dan ekonomi yang mungkin berkembang. Mari kita lihat apakah Pati Saint Germain akan memainkan peran penting dalam semua ini!

Paris Saint Germain Wallpaper

Apa pendapat Anda tentang PSG Pati? Apakah Menurut Anda mereka akan menjadi tambahan yang baik untuk lanskap sepak bola Indonesia saat ini? Tinggalkan pemikiran Anda di bagian komentar di bawah ini.

Comments


×

Powered by WhatsApp Chat

× WhatsApp Us!